Selasa, 18 Desember 2012

Cerita Singkat Novel 5CM karya Donny Dhirgantoro


Ceritanya bermula dari 5 orang yang sahabatan dari SMA yang pastinya sudah dekat banget hubungannya. Kemana-mana mereka pergi pasti bersama walaupun mereka sudah berbeda kampus. 5 orang tersebut telah lama bersahabat dan memiliki sifat yang berbeda namun selalu membuat suasana menjadi nyaman saat mereka pergi bersama-sama.

Genta adalah orang yang selalu menjadi pemimpin dari 5 orang tersebut. Genta adalah penggemar berat Riani tapi yang lain tidak tau bahkan Riani sendiri tidak merasakan hal yang sama. Genta adalah tipe orang yang lebih mementingkan orang lain daripada dirinya sendiri, badannya atidak besar, berambut lurus berjambul dan berkacamata.

Arial adalah orang yang paling ganteng di antara mereka berlima. Arial ini berbadan besar, tinggi dan berkulit hitam. Arial merupakan orang yang sporty abis kemana-mana selalu pakai sepatu basket tapi rapi. Orang yang biasa saja tapi asik, jarang nyela, jarang becanda tapi kalo ketawa paling keras. Arial ini anak Fakultas Hukum yang tidak ngerti hukum tapi orangnya paling patuh sama peraturan.

Zafran adalah seorang penyair yang selalu bimbang. Kesan pertama melihat zafran sangat berbeda sama pas ssudah kenal lama. Badannya kurus banget, rambutnya gondrong samping dan depan saja mirip vokalisnya Oasis (Liam Galaggher). Tapi zafran orangnya modis tapi kelakuannya berantakan dan orang paling aneh dari mereka berlima

Ian adalah penggemar berat sepak bola tetapi tidabisa main bola. Genta menyukai klub inggris “Manchester United”. Badannya bengkak, badannya botak sering dijulukin “banana boat”, “bebek sepeda air Taman Mini”, “pesut Ancol”, “gsajah dumbo” bahkan “teletubbies”

Riani adalah cewek satu-satunya diantara mereka berlima. Riani menggunakan kacamata, cantik, cerdas dan sangat mengutamakan prestasi. Seorang aktivis kampus makanya dia pintar. Riani juga tertarik pada Genta yang pintar

Mereka berlima terlalu sering kumpul sampai akhirnya mereka merasa bosan. Mereka merasa tidak ada lagi topik yang harus didiskusikan (karena semuanya ssudah mereka bahas) dan akhirnya Genta memberikan ide supaya mereka berlima tidak ketemu dulu selama 3 bulan, tepatnya sampai tanggal 14 Agustus. Mereka akan bertemu lagi nanti pas tanggal 7 Agustus Genta bakal SMS mereka suruh bawa apa saja karena planning ini secret buat mereka kecuali Genta. Mereka berlima pun setuju untuk tidak bertemu selama 3 bulan itu dan menjalani kehidupan masing-masing sendiri tanpa melakukan komunikasi satu sama lain. Akhirnya malam itu juga merupakan malam mereka terakhir ngumpul sebelum 3 bulan itu selesai.

Selama tidak ketemu 3 bulan banyak terjadi perubahan yang mereka alami. Mereka berlima jadi orang yang lebih kaya hati dan pikiran, khususnya buat Ian sama Arial karena yang paling banyak dibahas disini ia mereka berdua. Ian akhirnya menyelesaikan skripsinya yang sudah tertunda lama banget dengan perjuangan yang sangat keras ditolak perusahaan untuk menyebar kuesioner tapi akhirnya Ian lulus juga. Ian juga jadi lebih kenal dengan dosen pembimbingnya (dosennya lucu namanya Sukonto Legowo *yang punya tanda peringatan bacanya jangan disambung* kalau ngomong sama Ian lama banget, tiap kata pakai titik.tapi kalau ngsajar ngomongnya cepet) yang tadinya sangat tidak disukai Ian. 4 bab diselesain 2 bulan lho sama Ian *hebat*. Arial akhirnya punya pacar namanya Indy. Cewek yang dia kenal di tempat fitness.mereka jadian di puncak.di villanya Arial.dan pas pulang ini jadi pertama kalinya Arial melanggar peraturan karena sepanjang jalan Arial menyetir cuma dengan 1 tangan, 1 tangannya lagi asik menggenggam tangan Indy (so sweet). Genta sukses dengan project-project EOnya dengan ide-ide cemerlang.dan sama seperti Riani kalau ditanya ko bisa??dia cuma jawab dengan kata-kata “5 cm” (haduuuh jodoh banget si). Riani karena sangat tertarik dengan dunia broadcasting.dia magang di stasiun TV swasta dan baru 1 bulan ssudah bisa megang liputan (Riani memang hebat) dan kalau ditanya gimana caranya dia cuma jawab dengan kata-kata “5 cm”. Zafran masih PDKT dengan adik kembarannya Arial “Arinda” yang sebenarnya menyukai Genta. Zafran disini ceritanya dikit bangettidak ada perubahan malah.masih ngerjain proyek-proyek pribadinya. 

Akhirnya mereka kumpul tanggal 14 Agustus di stasiun Senen. Sebelumnya tanggal 7 Agustus Genta sudah SMS mereka buat bawa apa saja.Arial ngajak kembarannya.yang bisa nebak mau kemana cuma Arial.ia.mereka mau ke Mahameru. Akhirnya mereka berlima bertemu kembali di stasiun. Rasa rindu kelima sahabat itu akhirnya bisa bertemu lagi dan mereka saling bercerita pengalaman mereka selama berpisah.

Mulai dari perjalanan mereka masih di kereta sampai di puncak Mahameru, banyak  pengalaman yang mereka alami yang membuat mereka tahu kerasnya tanah air sekaligus membuat mereka lebih cinta sama tanah air.yang pas sampai di puncak. Disini juga mereka kenal dengan rombongan lain yaitu ketuanya namanya Deniek.mereka ini punya temen yang meninggal di Mahameru namanya Adrian (namanya sama dengan nama Ian) dan karena tidak ketemu jasadnya jadi disana banyak dibuat pemakaman-pemakaman tapi cuma dari tempat mereka hilang. Banyak sekali kejadian yang mereka belum rasakan saat mengalami pendakian ke Mahameru. Sebuah pengalaman yang tak akan bisa terbeli dan tidak akan terlupakan. 

Setelah lama berjalan, mereka hampir sampai di puncak Gunung Semeru yaitu Mahameru. Puncak gunung tertinggi dipulau Jawa, dan merupakan puncak abadi para dewa. Jalanan menuju Mahameru mulai curam banyak batu jatuh dari injekan kaki para pendaki juga. Dan saat mereka berlima berjalan sebuah kejadian tidak terduga, batu sebesar kepala manusia banyak jatuh pas di depan gerombolan Genta, Arial, Zafran, ian, riani dan para pendaki lainnya.

Ada batu yang kena Ian dan Dinda.Ian bisa dibilang sempat mati suri karena sempat tidak bernapas.tapi akhirnya sadar.nah pas melanjutkan perjalanan ke puncak Ian dan Zafran melihat sesosok mahasiswa sendirian membawa bendera merah putih (karena mereka di puncak mau melalukan upacara bendera 17 Agustus) menyemangati mereka “duluan ya Mas-mas dan Mbak-mbak.ayo sebentar lagi sampai puncak langsung upacara bendera di atas”

Tapi anehnya yang melihat pemuda itu hanya mereka berdua, ke empat temannya yang lain tidak melihat pemuda itu.dan ternyata yang dilihat Ian dan Zafran itu adalah memang almarhum Adrian.karena mereka berdua mengecek ke makam Adrian yang terdapat foto Deniek dkk dan di foto tersebut terdapat foto pemuda dengan almamater kampus membawa bendera mirip dengan sosok pemuda yang menegur mereka di puncak. 

Akhirnya mereka berlima berhasil sampai di puncak gunung tertinggi yaitu Mahameru. Rasa senang, capek, bangga, semua nya bercampur. Melihat segala sesuatu berada dibawah kaki saat berada dipuncak tertinggi. Setelah sampai dipuncak, para pendaki melakukan “Upacara 17 Agustus” yaitu setiap puncak gunung pasti mengibarkan bendera saka merah putih pada tanggal tersebut.
Nah setelah mereka semua istrihat hanya Genta dan Riani yang masih di luar tenda menikmati api unggun.di sini Genta mengungkapkan semua perasaaanya ke Riani dan Riani juga mengungkapkan perasaannya ke Genta tapi sayangnya orang yang selama ini disukai Riani itu bukan Genta tapi Zafran (nah ribet kan percintaannya).di dalam tenda Zafran dan Dinda (panggilan untuk Arinda) meskipun keduanya berpura-pura tidur tapi mereka mendengar semua percakapan tersebut.

Ya cinta ada untuk cinta itu sendiri.bukan untuk dimiliki.bukan untuk Genta.bukan untuk Riani.bukan untuk Dinda bahkan bukan untuk Zafran.

Dan 10 tahun kemudian…

Mereka masih berkumpul bareng karena anak-anak mereka bersekolah di TK yang sama.lucunya anak-anak mereka punya sifat sama persis dengan orang tuanya. Arial menikah dengan Indy dan memiliki anak lelaki bernama Arian.Zafran menikah dengan Riani dan memiliki anak lelaki bernama Zafran Jr. dan akan memiliki anak lagi karena Riani sedang hamil anak kedua.Genta menikah dengan Citra (teman kantor Riani) dan memiliki anak lelaki bernama Aga.Ian menikah dengan Happy Salma dan memiliki anak bernama David.dan Dinda menikah dengan Deniek dan memiliki anak perempuan yang bernama Deninda.
 
Kelebihan Novel 5 CM :
1. 5 cm = jangan pernah menyerah . Sebuah kata yang memiliki makna dari isi novel ini yang berarti jangan pernah menyerah . Percaya sama diri sendiri kalau kita itu bisa.
”…Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kamu. Dan sehabis itu yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya serta mulut yang akan selalu berdoa, percaya pada 5 centimeter di depan kening kamu”
2. Tingkatkan Nasionalisme
Dari novel 5 CM Nasionalisme itu tidak harus di ukur dengan apa yang kamu ucapkan, kamu nonton atau kamu lakukan. sederhananya dengan kamu taruh di dasar hati kamu mengenai bahwa bagaimanapun kamu tidak bisa merubah siapa kamu, dimana kamu lahir, siapa orang tua mu , sama kayak kamu tidak bisa merubah bahwa kamu lahir, tinggal, makan di Indonesia, tanah air ibu pertiwi dan cara mencintai tanah air ini adalah dengan mencoba membangunnya dan melindunginya dengan caramu.
3. Kejujuran dan Persahabatan          
Ada suatu saat dimana terjadi kesalahpahaman, dan ketidak sukaan dengan teman yang lain. Terkadang kita lebih memilih membiarkan dan mengobrolkan kejelekan sifat nya pada orang lain yang di novel ini tidak saya temukan. Saya senang dengan prinsip mereka yang seolah-olah berkata ” Percuma kalau kita ngobrolin kejelekan dia di belakangnya, toh dia juga tidak akan bisa berubah” sehingga yang terjadi adalah heart-to heart conversation yang menyelesaikan semua kesalah-pahaman.
 Kekurangan Novel 5 CM :
Novel 5 CM ini terlihat sangat sederhana pada cover awalnyanya, setelah dicover ulang sudah keliahatan sangat baik.Selain itu novel ini terlalu banyak kutipan lagu/ syair yang kalau orang awam (apalagi yang tidak lancar berbahasa inggris ) akan sangat kesulitan, bahkan orang awam yang bahasa inggrisnya bagus pun kadang tidak begitu familiar dengan lagu-lagu tersebut. Jadi terkadang saya menganggap bahwa syair-syair itu hanya sebagai pengindah bukan pelengkap apalagi porsinya setiap chapter lumayan banyak. Selain itu kekurangannya adalah pada ending ( chapter paling akhir) saya merasa terlalu cepat progress nya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar